5 Tanaman Herbal Paling Baik untuk Menangani Disfungsi Ereksi

| | 0 Comments

Disfungsi ereksi ataupun impotensi ialah salah satu permasalahan seksual yang paling kerap diderita laki-laki. Resiko impotensi akan kian bertambah bersamaan bertambahnya umur. Kebanyakan laki-laki menangani disfungsi ereksi dengan mengkonsumsi obat kuat, seperti viagra. Walaupun begitu, konsumsi viagra yang melampaui batas bisa membahayakan jantung. Salah satu langkah pilihan yang menjadi favorite ialah dengan ramuan tanaman herbal, yang bisa mengurangi gejala disfungsi ereksi. Apa saja, dan benarkah aman?

Berikut 5 tanaman herbal untuk menangani disfungsi ereksi:

Ginkgo

Ginkgo biloba adalah sejenis tanaman herbal yang sudah dipakai sejak lama untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti masalah aliran darah pada otak, masalah kecemasan, dan demensia. Racikan extrak daun ginkgo biloba dapat menunjang melancarkan aliran darah ke Mr. P sehingga menangani disfungsi ereksi.

Tetapi diskusikan dahulu dengan dokter sebelum anda memakai suplemen ginkgo. Ginkgo berisiko menambah resiko perdarahan, khususnya bila anda sedang mengkonsumsi obat pengencer darah. Resiko efek samping yang lain diantaranya iritasi mulut, sakit perut, sakit kepala, dan mual.

Gingseng merah

Ginseng merah bermanfaat untuk menambah energi, merangsang libido, dan menambah peranan seksual pria.

Dalam tubuh, ginseng merah menambah kinerja sistem dopamin di otak yang diyakini merangsang gairah seks. Tidak hanya itu, ginseng merah pula bekerja melancarkan aliran darah sampai memperoleh ereksi yang maksimal.

Tanaman ini diduga selaku penyembuhan yang aman untuk menangani disfungsi ereksi, tetapi hendaknya hanya dipakai sebentar saja (6 hingga 8 minggu). Pengaruh buruk yang paling biasa ialah insomnia.

L-arginine

L-arginine ialah salah satu jenis asam amino yang dapat menambah performa seksual. Malahan L-arginine digadang-gadang sebagai pengganti viagra berkat langkah kerjanya yang menunjang menjadikan oksida nitrat. Eksistensi oksida nitrat dalam darah bisa mengendurkan pembuluh darah untuk menunjang ereksi dan perlu untuk peranan seksual yang sehat.

Pengaruh buruk yang barangkali dialami ialah kram perut, diare, dan mual. Hindarkan mengkonsumsi suplemen L-arginine dengan obat hipertensi, nitrat ataupun viagra.

Yohimbine

Yohimbine bersumber dari kulit tumbuhan cemara Afrika Barat. Selama sekitar 70 tahun tanaman ini sudah dipakai sebagai obat disfungsi ereksi sebab diyakini bisa menghidupkan saraf penis supaya lebih peka akan rangsangan dan sekalian memperlebar pembuluh darah untuk menaikkan aliran darah mengarah penis. 2 hal ini bisa menjadikan ereksi jadi lebih gampang dan tahan lama.

Suplemen paduan yohimbine dan L-arginine teruji bisa menangani disfungsi ereksi. Yang penting diingat, efek penambah adrenalin dari yohimbine bisa menimbulkan efek samping insomnia, hipertensi, berkeringat deras, dan sakit kepala. Diskusikan bersama dokter sebelum mengkonsumsi yohimbine, khususnya bila anda pun sedang memakai stimulan atau obat antidepresan.

Horny goat weed (epimedium)

Epimedium adalah tanaman herbal yang berasal dari Cina yang sudah lama dipakai untuk menurunkan tanda-tanda disfungsi ereksi. Langkah kerja tanaman ini belum diketahui tentu, tetapi periset berpendapat bahwa ekstrak epimedium merubah kandungan hormon tertentu dalam tubuh yang bisa menambah gairah seksual anda. Tidak hanya untuk laki-laki, obat ini pun diyakini bisa menurunkan perasaan sakit ketika melakukan hubungan seksual dan menghindari hilangnya gairah seks pada perempuan.

Obat ini hendaknya tidak diminum bila anda mempunyai penyakit jantung, sebab bisa mempengaruhi peranan jantung yang menjadikan detak jantung tidak teratur.

Bila anda mau menjajal salah satu obat herbal di atas untuk menangani disfungsi ereksi, hendaknya bicarakan dengan dokter terlebih dahulu. Salah-salah, mengkonsumsi obat kuat herbal bisa menimbulkan bentrokan interaksi dengan obat-obatan formula, pengobatan yang lain, ataupun tes kedokteran yang barangkali anda perlukan nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *