Dana Talangan Haji, Apa Itu dan Kenapa Dilarang?

| | 0 Comments

Dana bailout haji telah dituduh sebagai salah satu faktor yang memicu lamanya antrean untuk dapat pergi ke tanah suci. Beberapa bank syariah telah menjalankan praktik bisnis ini, tetapi sekarang sudah mulai berkurang atau tampak tidak agresif dalam menawarkan produk ini. Indikasinya adalah bahwa pengurangan periode pembayaran kembali dana bailout Haji yang sebelumnya bisa 3 tahun sekarang bisa hanya 1 tahun. Kemudian ada labirin terkait dengan pengaturan dana bailout haji oleh pemerintah apakah diizinkan atau tidak. Ditambah ada perbedaan pendapat di antara para sarjana tentang dana bailout haji halal dan tidak sah.

Masalah ini sebenarnya termasuk dalam khilafiyah, atau perbedaan pendapat di antara para sarjana. Artikel ini akan menjelaskan mengapa dana bailout haji dilarang. Berikut ini penjelasannya:

Ketahui Mekanisme dan Praktik Bisnis Dana Bencana Haji

Seseorang yang ingin mendaftar untuk haji tidak harus membayar semua BPIH (Biaya Pengorganisasian Haji) segera. Para calon haji hanya dibebani untuk membayar semacam “sign-up” untuk mendapatkan porsi haji, yang jumlahnya ditentukan oleh Kementerian Agama. Saat ini Departemen Agama telah menetapkan biaya untuk daftar porsi haji sebesar Rp. 25 juta. Ini Rp. Nominal 25 juta digunakan sebagai objek dana bailout atau lebih tepatnya adalah penyediaan fasilitas haji. Anda dapat memeriksa alur kerja atau sistem dan proses di bawah ini:

Sistem Dana Bailout Aliran Kerja / Haji

Untuk mendaftar dan mendapatkan sebagian dari Haji, masyarakat harus punya uang untuk memproses bagian haji yang harus dibayar melalui bank Islam yang ditunjuk. Jumlah uang ditentukan oleh pemerintah. Sejauh ini ketentuan untuk mendapatkan porsi haji adalah membayar Rp. 25 juta dan kemudian ketika Anda pergi, Anda harus membayar kekurangan sesuai dengan biaya ziarah yang berlaku saat Anda ingin pergi.

Prosesnya adalah sebagai berikut:

Calon pendaftar Haji membuka rekening dengan bank syariah dan setoran minimal Rp25 juta.
Jika calon pelamar haji membutuhkan dana talangan, maka cukup membayar uang muka misalnya Rp. 5 juta dan membayar ujrah / biaya untuk layanan pendaftaran haji, misalnya, Rp. 2.5 juta. Sisa dana bailout haji harus dilunasi dalam periode yang ditentukan
Proses pendaftaran haji langsung ke kementerian agama, dan untuk mendapatkan sebagian dari ziarah, itu dilakukan oleh bank-bank Islam yang menyediakan dana
Jika sampai batas waktu yang ditentukan gagal untuk melunasi, maka porsi haji akan dibatalkan

Kini ada cara yang sangat mudah untuk bisa umroh.

Hanya dengan DP 3 jt rupiah anda sudah dapat berangkat umroh bersama Madinah Indah Wisata

Travel Wisata Halal yang telah memberangkatkan ribuan jamaah dengan pelayanan terbaik.

Dan Travel Wisata Halal ini telah memiliki izin resmi dari kemenag, so jangan Khawatir dengan penipuan.

Insya Madinah Indah Wisata travel yang amanah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *