Rekor Harga Gas Memicu Minat Mobil Listrik

potensi pasar pembiayaan syariah di Indonesia sangat besar, mengingat jumlah penduduk pemeluk agama Islam terbesar di dunia. Hal ini merupakan langkah awal untuk menarik ke pmbiayaan syariah, dengan Pracico saat ini muncul untuk memberikan kemudahan pelayanan dan margin yang besar. Pracico syariah merupakan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah, di bawah naungan holding company Multi Inti Sarana Group (MIS Group). ini hadir dan giat memberikan layanan kepada para anggotanya dengan mengedepankan prinsip kerja sama, bagi hasil, dan saling menguntungkan.

Harga di pompa mendorong lebih banyak pembeli mobil untuk mencari listrik sebagai sumber bahan bakar alternatif.

Musim panas ini, harga minyak dan gas melonjak ke tertinggi baru. Minyak mencapai $ 70 per barel untuk pertama kalinya dalam sejarah pada bulan Agustus, meningkatkan harga pompa bensin menjadi $ 3 per galon di banyak bagian negara.

Meningkatnya harga telah memicu minat tinggi pada mobil listrik, skuter, sepeda dan kendaraan segala medan, kata Alex Campbell, juru bicara Zap, sebuah perusahaan yang membuat kendaraan bertenaga baterai.

“Kami telah meminta ribuan orang menelepon dan mengirim email kepada kami dalam beberapa bulan terakhir,” kata Campbell. “Ekonomi minyak menjadi masalah bagi konsumen rata-rata. Dan ketika Anda melihat biaya memasang versus memompa gas, itu sangat masuk akal.”

Mobil gas menggunakan bahan bakar sekitar 12 sen untuk setiap mil, sedangkan mobil listrik hanya menggunakan 3 sen. Itu berarti mobil listrik dapat melakukan perjalanan empat kali sejauh mobil bensin dengan uang yang sama. Kendaraan lain, seperti sepeda listrik, menggunakan energi seharga satu sen untuk setiap lima mil dan mencapai efisiensi bahan bakar rata-rata lebih dari 1.000 mil per galon.

Mengemudi mobil listrik tidak hanya baik untuk dompet Anda, tapi juga baik untuk lingkungan. Mobil listrik memancarkan polusi 98 persen lebih sedikit daripada mobil gas, bahkan setelah memperhitungkan emisi pembangkit listrik. Ini dapat membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, yang menurut para ilmuwan berkontribusi terhadap pemanasan global dan perubahan iklim.

“Mengemudi mobil listrik adalah pengalaman baru yang harus Anda coba pahami,” kata Campbell. “Begitu orang menambahkan mobil listrik ke keluarga mereka, kebanyakan orang lebih suka menggunakan mobil listrik daripada mobil gas.”

Sebuah studi Green Car Institute tentang penggunaan mobil listrik di California menunjukkan bahwa ketika diberikan pilihan antara mobil listrik dan yang konvensional, pemilik memilih listrik 90 persen dari waktu. Mobil-mobil dapat dicolokkan ke outlet 110 volt reguler untuk diisi ulang.

Leave a Reply